BULLETIN
Ada Apa dengan Globalisasi?
 

Kata Pengantar

Dalam empat tahun terakhir ini, gelombang protes dan aksi menen­tang globalisasi terus bermunculan. Berbagai protes dan aksi anti glo­balisasi itu bahkan kian hari kian terorganisir secara global. Amartya Sen sampai-sampai menyebut ge­rakan ini sebagai gerakan paradoks, karena ia justru menjadi gerakan yang paling mengglobal saat ini.

Aksi (global) pertama muncul di Seattle (Amerika Serikat) ketika ribuan orang menggelar apa yang disebut Mittelman sebagai "battle of Seattle" terhadap WTO pada 1999. Peristiwa serupa terjadi lagi pada tahun berikutnya di Was­hington, Praha dan Melborne. Kali ini, sasarannya adalah IMF dan Bank Dunia. Namun aksi terbesar - melibatkan 250.000 mahasiswa - me­letus di Meksiko. Sasarannya ada­lah ekonomi global dan pasar bebas. 

Selain itu, berbagai aksi serupa, da­lam beragam bentuk dan skala, juga terus bermunculan mewarnai ham­pir semua kejadian-kejadian penting yang melibatkan lembaga-lembaga internasional.

Ada apa dengan globalisasi? Mengapa ia begitu ditakuti, dibenci, dan dikecam oleh banyak pihak. Bukankah bagi sebagian orang, terutama para pendukungnya, glo­balisasi hadir membawakan janji kerjasama antar bangsa, solidaritas global dan kemamuran bagi seluruh umat manusia?

Teropong edisi kali ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menyingkap sisi-sisi gelap (dark sides) serta wajah-wajah menakutkan dari globalisasi, khu­susnya dalam perspektif Hak Asasi Manusia.(redaksi)

 

Daftar Isi

  • FOKUS: “Globalisasi: Antara Janji (Palsu) Kemakmuran & Tragedi (Nyata) Kemanusiaan”
  • PERSPEKTIF : “Globalisasi Menolong Orang Miskin? Jerry Mander & Debi Barker”
  • Globalisasi & Kejahatan Kemanusiaan
  • WACANA : “Ideologi Kompetisi Neo-Liberal”
  • APRESIASI : “Menggalang Globalisasi dari Bawah “
English
go to english page
Penelitian
daftar penelitian PUSHAM UII
Perpustakaan
daftar buku koleksi PUSHAM UII
Kaos PUSHAM UII
Kaos terbitan PUSHAM UII
Bulletin
Bulletin terbitan PUSHAM UII
Buku
Buku terbitan PUSHAM UII
Newsletter & Komik
newsletter dan komik terbitan PUSHAM UII
Catatan Pinggir
renungan dan analisis singkat
Catatan Pinggir
17 Maret 2021

Oleh: Dr. Despan Heryansyah, SHI., SH., MH.
(Peneliti Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK) FH UII Yogyakarta)

Terminologi yang penulis gunakan dalam artikel ini adalah “pemilukada”, bukan “pilkada”, bukan pula “pemilihan” seperti yang selama ini digunakan. Terkait dengan pemilihan kepala daerah, terdapat perdebatan panjang yang melelahkan bahkan sampai hari ini belum selesai, yaitu apakah rezim pemilihan kepala daerah termasuk rezim pemilu, ataukah rezim pemilihan kepala daerah.

News
05 November 2020
Saat ini, terdapat sembilan (9) UPT Pemasyarakatan di Jogjakarta yang baru saja melembagakan ULD yaitu: Lapas Kelas IIB Sleman, Rupbasan Kelas I Yogyakarta, Rutan Kelas II Bantul, Rupbasan Kelas II Bantul, Rutan Kelas IIB Wates, ....
20 Oktober 2020
Merespon perintah langsung dari Pasal 37 UU No. 8 Tahun 2016 tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjend PAS) pada tanggal 1 Sepetember 2020 lalu mengesahkan Surat Edaran Nomor: PAS-18.HH.01.04 Tahun 2020
13 Oktober 2020
Policy Brief yang diajukan oleh Pusham UII kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengenai pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD)
08 Oktober 2020
Policy Brief yang diajukan oleh Pusham UII kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengenai pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD)...