BERITA
07 Oktober 2020
Workshop Penguatan Organisasi dan Penjabaran Program Kerja Perempuan Berkebaya Kulon Progo
 

Perempuan Berkebaya Kulon Progo adalah organisasi perempuan lintas iman yang didirikan pada 30 Agustus 2019. Perempuan Berkebaya memandatkan diri untuk turut serta dalam pelestarian budaya dan menjaga kerukunan antar iman di Kulon Progo. Sejak didirikan sampai hari ini, Perempuan Berkebaya telah melakukan berbagai kegiatan, mulai dari dialog lintas iman, mengagas tarian “Pelangi Negeriku”, bakti sosial hingga terlibat dalam perlindungan bagi perempuan korban kekerasan di Kulon Progo.

Kegiatan Perempuan Berkebaya perlu didukung oleh berbagai pihak, baik pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, universitas dan para pemuka agama. Dukungan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa perempuan dan organisasi perempuan menikmati haknya di ruang publik. Keaktifan perempuan dan gerakan perempuan diharapkan dapat mempengaruhi kebijakan di ruang publik yang ramah bagi perempuan.

Sebagai organisasi perempuan lintas budaya dan iman, Perempuan Berkebaya perlu memperkuat organisasi dan menjabarkan program kerja yang telah mulai dibahas pada pertemuan hari Sabtu, 26 September 2020. Pemilihan program dan penjabarannya menjadi penting supaya organisasi Perempuan Berkebaya memiliki program yang disusun secara bersama. Untuk itu, Workshop Penguatan Organisasi dan Penjabaran Program Kerja Perempuan Berkebaya menjadi sangat penting. Workshop ini didukung oleh Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII) Yogyakarta. Dukungan ini diharapkan dapat menambah perspektif organisasi Perempuan Berkebaya dalam memperkuat dan mengembangkan organisasi, merencanakan kegiatan dan mengawal kebijakan yang berpihak pada perempuan. 

Workshop Penguatan Organisasi dan Penjabaran Program Kerja Perempuan Berkebaya diinisiasi oleh Perempuan Berkebaya Kulon Progo bekerjasama dengan Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII) dengan tujuan:

  1. Memperkuat Perempuan Berkebaya di bidang keorganisasian;
  2. Membuat Perempuan Berkebaya memiliki program kerja yang disusun dan dilaksanakan secara bersama;
  3. Merumuskan program kerja strategis bagi kerja organisasi mewujudkan kerukunan lintas iman, melestarikan budaya dan berpihak pada perempuan di Kulon Progo.

Workshop Penguatan Organisasi dan Penjabaran Program Kerja Perempuan Berkebaya akan difasilitatori oleh Nining Sunartiningsih dengan pembicara sebagai berikut:

Pembicara pertama, Arini Robbi Izzati, S.H., M.H. dari PUSHAM UII akan memberikan perspektif mengenai poin penting yang harus ada dalam program kerja organisasi Perempuan Berkebaya seperti menghormati perbedaan keyakinan, etnis, mewujudkan kesetaraan dan keadilan.

Pembicara kedua, Suharti akan memaparkan model organisasi dan devisi dilembaganya supaya memberikan gambaran kepada organisasi Perempuan Berkebaya dalam menyusun program kerja sesuai dengan devisi yang telah dibuat. Selain itu mengajak peserta untuk melanjutkan pembahasan mengenai program kerja yang sudah dibahas di pertemuan sebelumnya seperti mengenai partisipasi perempuan dalam kebijakan desa di UU Desa, pendidikan kritis bagi anggota dan PKK, pelatihan penulisan, kesenian, mengkampanyekan nilai non-diskriminasi, memahami peran perempuan di ruang publik yang terdapat dalam CEDAW, memahami dan mengolah data. Untuk itu, para peserta workshop diharapkan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini bagi penguatan, perkembangan dan kemajuan organisasi Perempuan Berkebaya Kulon Progo. 

Workshop Penguatan Organisasi dan Penjabaran Program Kerja Perempuan Berkebaya akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal    : Sabtu, 3 Oktober 2020

Waktu              : Pukul 09.00 – 12.30 WIB

Tempat           : Kantor FKUB, Jl. Sugiman, Kec. Pengasih, Kulon Progo.

English
go to english page
Penelitian
daftar penelitian PUSHAM UII
Perpustakaan
daftar buku koleksi PUSHAM UII
Kaos PUSHAM UII
Kaos terbitan PUSHAM UII
Bulletin
Bulletin terbitan PUSHAM UII
Buku
Buku terbitan PUSHAM UII
Newsletter & Komik
newsletter dan komik terbitan PUSHAM UII
Catatan Pinggir
renungan dan analisis singkat
Catatan Pinggir
20 Oktober 2020

Oleh: Dr. Despan Heryansyah, SHI., SH., MH.
(Peneliti Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK) FH UII Yogyakarta)

Salah satu instrumen penting dan substansial dalam pemiluhan umum adalah mekanisme atau sistem keadilan pemilu. Sistem keadilan pemilu sederhananya dapat dimaknai sebagai sistem untuk memastikan proses pemilu di suatu negara berjalan secara bebas, adil, dan jujur. Dalam sistem tersebut terdapat beberapa bagian, di mana salah satunya adalah mekanisme penegakan hukum pemilu. Mekanisme ini digunakan sebagai sarana terakhir dalam membentengi keadilan pemilu.

News
20 Oktober 2020
Merespon perintah langsung dari Pasal 37 UU No. 8 Tahun 2016 tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjend PAS) pada tanggal 1 Sepetember 2020 lalu mengesahkan Surat Edaran Nomor: PAS-18.HH.01.04 Tahun 2020
13 Oktober 2020
Policy Brief yang diajukan oleh Pusham UII kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengenai pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD)
08 Oktober 2020
Policy Brief yang diajukan oleh Pusham UII kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengenai pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD)...
07 Oktober 2020
Perempuan Berkebaya Kulon Progo adalah organisasi perempuan lintas iman yang didirikan pada 30 Agustus 2019. Perempuan Berkebaya memandatkan diri untuk turut serta dalam pelestarian budaya dan menjaga kerukunan antar iman di Kulon Progo.